Friday, May 25, 2012

Laga Inter Milan , Kursi VVIP GBK akan Diisi Jajaran Petinggi Republic of Indonesia


Laga persahabatan antara Timnas Indonesia U-23 kontra Inter Milan malam nanti, tak cuma menarik perhatian pecinta sepakbola dan Interisti Indonesia. Laga ini pun cukup menarik minat para pejabat negara.

Pantauan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kursi kelas VVIP sudah banyak dipesan beberapa pejabat negara, selain untuk ofisial Inter Milan, promotor, dan pejabat PSSI.

Seluruh kursi VVIP telah tertempel sebuah kertas, yang menunjukkan beberapa nama familiar di telinga masyarakat Indonesia.

Entah telah membooking atau mendapat jatah dari pihak penyelenggara, yang jelas mereka berhak atas kursi VVIP dalam laga yang digelar malam nanti.

Nama-nama yang tertera adalah Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang mendapat dua kursi VVIP. Ketua DPR Marzuki Alie juga mendapat bagian.

Nama lainnya di kursi VVIP adalah Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono , MenPAN-RB, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menko Ekuin, Menkokesra, Menteri ESDM, Menkopolhukam, Gubernur Jawa Timur, dan Gubernur DKI Jakarta.

Laga malam nanti merupakan rangkaian kegiatan pamungkas Javier Zanetti dan kawan-kawan, dalam Inter Indonesia Tour 2012. Indonesia juga bakal mempersembahkan penampilan terbaik, dengan menurunkan para pemain kelas satu yang dimiliki.

Nama-nama beken seperti Patrich Wanggai, Oktovianus Maniani, Diego Michiels hingga legenda sepakbola Indonesia seperti Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto (kurus), dan Ellie Aiboi, membuat laga malam nanti layak disaksikan. Pertandingan akan berjalan sengit, sesuai janji sang pelatih, Nil Maizar, yang menginstruksikan anak asuhnya bermain ngotot selama 90 menit waktu normal.

"Kami akan memberikan perlawanan kepada Inter Milan, apalagi dengan masuknya (Patrich) Wanggai. Secara stamina, dia lebih fit. Kami akan mainkan bola-bola bawah dan memaksimalkan pemain yang ada. Artinya, kami bertanggung jawab dengan event ini," tutur Nil Maizar dalam sesi latihan jelang laga. (bij)

Maniani Bangga Hadapi Inter Bareng Elie Aiboy


Bintang Persiram Raja Ampat Oktovianus Maniani mengaku bangga bisa bermain bersama tim Indonesia Selection dalam laga eksibisi melawan Inter Milan, Sabtu (26/5/2012).

Menurutnya dengan bermain di tim Indonesia Selection dia bisa kenal dekat denga para pemain legenda Timnas Indonesia di masa lalu.

Seperti di ketahui, dalam tim Liga Selection selain merangkul pemain-pemain muda seperti Okto, beberapa pemain veteran seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti dan Elli Eiboy juga ikut bergabung.

Okto mengaku sangat mengidolakan Ellie, dia merasa bangga bisa berdekatan dengan mantan pemain Semen Padang yang jadi idolanya itu.

"Bersyukur bisa main bersama pemain idola saya Ellie Eiboy. Saya bangga bisa bermain senior saya kembali," ujar Okto saat ditemui usai latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/5/2012).

Okto menilai Ellie masih punya skill mumpuni, meski usianya tak lagi muda. "Kita lihat dia dengan umurnya segitu, permainan dia stabil. Saya terus belajar dari dia," tandasnya. [wir]

Patrich Wanggai: Pengen Hadapi Inter Milan , Izin ke Manajemen tidak Direspon


- Penyerang Persidafon Dafonsoro, Patrich Wanggai, enggan berkomentar saat ditanya mengenai keputusannya bergabung dengan tim Indonesia Selection.

Dia menyebut sebetulnya dia telah memohon izin kepada manajemen tim berjuluk 'Gabus Sentani' itu, namun tidak direspon. "Sudah izin ke manajemen melalui telepon dan SMS, tapi enggak ada jawaban," katanya, saat ditemui usai latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/5/2012) malam.

Pemain yang bersinar di Timnas U-23 saat SEA Games 2011 itu beralasan dia tertarik memenuhi permintaan PSSI hanya ingin mencari pengalaman saja. "Ingin mencari pengalaman saja. Kebetulan tidak ada jadwal bertanding," kilahnya.

Meski tidak melakukan persiapan, Wanggai berjanji akan tampil baik melawan tim raksasa Italia, Inter Milan.

"Saya ingin bermain bagus untuk laga besok(hari ini). (Persiapan) Biasa saja. Cuma istirahat saja," katanya.

Menurutnya, Inter cocok untuk menjajal kemampuannya, meski bukan tim yang dia favoritkan. "Saya mengidolakan Barcelona. Tapi saya mencoba mengeluarkan penampilan terbaik melawan tim kuat Eropa," katanya. [wir]